AKU Seorang Penulis

Menulis merupakan kegiatan meyalurkan kata-kata melalui tulisan maupun ketikan .

Meski udah ribuan kali niat selesaikan novel. Selalu aja mentok di halaman pertama dan nggak ada kata lagi untuk melanjutkannya. Alhasil, novel yang sebelumnya diniatkan sampai berapi-api Cuma dibiarkan terbengkalai. Jadi penulis itu nggak susah kok sebenarnya. Asalkan mau mengikuti ritual berikut ini secara rutin. Apa aja sih ritual yang harus dijalani para penulis? Simak yuk, ritual-ritual biar bisa jago nulis.

 

  1. MULAI DENGAN BLOG

Meski kelihatannya sepele , ternyata bikin blog bisa meningkatkan semangat penulis . Soalnya dituntut untuk menulis seenggaknya satu tulisan sehari . Jadi , semakin lama semakin terbiasa karena udah keseringan nulis blog . Manfaat blog tidak berhenti sampai disini . Sifatnya yang online , membuat orang lain bebas membacanya dan memberi komentar . Kebanyakan komentarnya membangun , kok . Sehingga menggairahkan semangat dan merasa termotivasi olehnya . Blog pun semakin rajin digarap . Kalau perlu , bikin blog yang isinya rancangan novel . Tuliskan di blog itu secara rutin , lama-lama juga setebal buku .

 

  1. RAJIN MEMBACA

Syarat mutlak bagi seorang penulis adalah membaca . Nggak ada satupun penulis di dunia ini yang nggak suka baca . Soalnya, membaca adalah akar dari kesuksesan para penulis . Dengan membaca banyak buku , kosakata dan penyusunan kalimat akan semakin terasah . Tak jarang juga mendapatkan ide menarik dari sekedar membaca buku . Jadi , biasakanlah membaca buku minimal 1 jam sehari . Soalnya , selain bisa menambah pengetahuan dan wawasan . Membaca juga jadi kunci penting dalam menulis , bak seorang yang menanam benih-benih kata dalam pikirannya . Buatlah ruang baca senyaman mungkin . Biar betah membaca puluhan buku berjam-jam sehingga nanti kegiatan menulisnya itu dipermudah oleh penanaman kata-kata , jadi kegiatan menulis itu diibaratkan kita memetik apa yang kita sudah tanam .

 

  1. PUNYA BUKU HARIAN

Menceritakan apa yang sedang terjadi hari ini jauh lebih mudah ketimbang memikirkan alur cerita novel yang butuh reset atau artikel . Bikin buku harian juga bisa meningkatkan kualitas menulis . Selain menuangkan isi hati dan “uneg-uneg” yang dipikirkan seharian , buku diary juga bisa membuat hati tenang . Selama penulisan diary ini rajin dilakukan secara rutin setiap harinya . Perlahan gaya bahasanya akan semakin luwes dan enak dibaca . Menulis novel pun jadi lebih mudah .

nulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *